Dikejar deadline cut off batas waktu pengerjaan PMP ternyata yang kalangkabut itu bukan pihak sekolah akan tetapi seorang operator. Diakui atau pun tidak bahwa pengerjaan pengisian kuesioner PMP itu ternyata diserahkan sepenuhnya kepada operator. Padahal pengisian kuesioner PMP merupakan tanggung jawab dari semua warga sekolah baik dari tingkat siswa, guru, kepala sekolah, bahkan sampai pengawas sekolah. Jik sudah demikian, jalan satu-satunya yang terbaik untuk operator (terlepas dari fitnah) adalah bagaimana cara mengerjakan kuesioner PMP dengan cepat tanpa menimbulkan kerusakan pada aplikasi tersebut. Pertanyaan ini sangat masuk akal jika di ajukan oleh seorang operator, mengingat juga pada tahun ajaran baru 2018/2019 merupakan awal yang sangat sibuk dengan pembenahan data sekolah yang berhubungan dengan data dapodik. Jika pengisian kuesioner PMP dilakukan secara manual oleh operator seorang seorang diri maka sampai pada waktu yang telah ditentukan pun tidak akan selesai. Meng...
Informasi Dapodik, GTK, BOS, yang di update berkala