
Cara download dan cetak Sertifikat Hasil Tes Kemampuan Akademik (SHTKA) 2026 menjadi informasi penting bagi peserta didik, orang tua, dan satuan pendidikan setelah hasil TKA tersedia.
Lihat video ini
SHTKA merupakan dokumen yang memuat hasil Tes Kemampuan Akademik peserta didik. Selain dapat digunakan sebagai dokumen hasil TKA, data SHTKA juga dapat diverifikasi melalui portal resmi Kemendikdasmen.
Bagi peserta didik, prosesnya berkaitan dengan akses dan verifikasi sertifikat. Sementara itu, operator sekolah memiliki proses tersendiri untuk validasi dan pencetakan SHTKA melalui sistem yang disediakan Kemendikdasmen.
Berikut panduan lengkapnya.
Apa Itu SHTKA 2026?
SHTKA adalah singkatan dari Sertifikat Hasil Tes Kemampuan Akademik.
Sertifikat ini memuat informasi mengenai hasil TKA peserta didik yang tercatat dalam sistem. Data pada sertifikat dapat digunakan untuk mengetahui hasil TKA sekaligus membantu proses verifikasi keaslian data.
Portal Verifikasi Publik SHTKA juga dapat dimanfaatkan oleh berbagai pihak yang membutuhkan informasi hasil TKA, seperti peserta didik, orang tua atau wali, satuan pendidikan, perguruan tinggi, dan instansi lainnya.
Link Resmi SHTKA 2026
Untuk mengakses atau melakukan verifikasi SHTKA, gunakan layanan resmi Kemendikdasmen.
Portal yang dapat digunakan adalah Portal Verifikasi Publik SHTKA.
Link resmi:
https://shtka.kemendikdasmen.go.id/verifikasi-shtka
Selain melalui portal tersebut, layanan SHTKA juga dapat diakses melalui Rumah Pendidikan dan diarahkan ke portal SHTKA resmi.
Catatan penting: Gunakan hanya layanan resmi Kemendikdasmen. Jangan memasukkan nomor peserta, Kode ID SHTKA, atau data pribadi ke situs pihak ketiga yang tidak jelas.
Cara Download Sertifikat Hasil TKA 2026 untuk Peserta
Peserta didik atau orang tua dapat mengakses data SHTKA melalui Portal Verifikasi Publik SHTKA.
Berikut langkah-langkahnya.
1. Buka Portal Verifikasi SHTKA
Buka Portal Verifikasi Publik SHTKA melalui alamat resmi Kemendikdasmen.
Pastikan alamat situs menggunakan domain kemendikdasmen.go.id.
2. Masukkan Nomor Peserta TKA
Masukkan Nomor Peserta TKA pada kolom yang tersedia.
Pastikan nomor yang dimasukkan sesuai dengan nomor peserta pada dokumen TKA.
Setelah itu lakukan pencarian data.
Jika data ditemukan, sistem akan menampilkan informasi peserta dan status sertifikat.
3. Pilih "Lihat Detail"
Apabila data peserta sudah muncul, pilih menu Lihat Detail.
Pada tahap berikutnya, pengguna dapat diminta memasukkan Kode ID SHTKA.
4. Masukkan Kode ID SHTKA
Masukkan Kode ID SHTKA sesuai dengan sertifikat atau informasi yang diberikan oleh satuan pendidikan.
Perhatikan setiap karakter yang dimasukkan, termasuk huruf, angka, dan tanda baca.
Kemudian pilih Lihat Nilai.
5. Periksa Data SHTKA
Setelah proses berhasil, sistem akan menampilkan detail hasil TKA.
Periksa data yang ditampilkan, seperti:
- nama peserta;
- nomor peserta;
- satuan pendidikan;
- informasi hasil TKA;
- dan informasi sertifikat lainnya.
Pastikan seluruh data sudah sesuai.
6. Download Sertifikat
Jika pada halaman sertifikat tersedia tombol Download/Unduh, pilih tombol tersebut untuk menyimpan SHTKA.
Simpan file sertifikat pada perangkat atau media penyimpanan yang aman agar mudah digunakan kembali.
Catatan: Tampilan dan ketersediaan menu dapat berubah mengikuti pembaruan sistem. Jika sertifikat belum tersedia untuk diunduh secara mandiri, peserta dapat meminta salinan SHTKA kepada sekolah.
Cara Cetak SHTKA 2026 untuk Operator Sekolah
Untuk satuan pendidikan, proses pencetakan SHTKA dilakukan melalui akses operator pada sistem TKA sesuai kewenangan yang diberikan.
Secara umum, prosesnya dimulai dengan melakukan validasi data sebelum sertifikat dicetak.
1. Login ke Dasbor TKA
Operator sekolah masuk ke dasbor TKA Kemendikdasmen menggunakan akun yang memiliki akses.
Pastikan akun operator dapat mengakses menu hasil TKA.
2. Buka Menu Hasil TKA
Setelah berhasil masuk, pilih menu:
Hasil TKA → Validasi Data DKHTKA
Pada menu tersebut, sekolah perlu memastikan data yang berkaitan dengan hasil TKA sudah sesuai.
3. Periksa Data Sekolah dan Peserta
Periksa beberapa data penting, antara lain:
- nomenklatur satuan pendidikan;
- nama kepala sekolah;
- biodata peserta;
- jumlah peserta TKA;
- dan data lainnya yang ditampilkan sistem.
Tahap ini penting agar kesalahan data tidak terbawa ke dokumen sertifikat.
4. Lakukan Validasi
Jika seluruh data sudah benar, lakukan proses validasi sesuai petunjuk pada sistem.
Setelah validasi selesai dan akses SHTKA tersedia, operator dapat melanjutkan proses pencetakan.
5. Pastikan Proses TTE Selesai
SHTKA berkaitan dengan Tanda Tangan Elektronik (TTE).
Jika sertifikat belum dapat dicetak, operator perlu memeriksa status proses penerbitan atau TTE pada sistem.
6. Pilih Menu Cetak SHTKA
Setelah sertifikat tersedia, masuk ke menu Cetak SHTKA.
Pilih peserta yang sertifikatnya akan dicetak atau gunakan pilihan Pilih Semua apabila seluruh sertifikat akan diproses.
Selanjutnya lakukan download sertifikat.
7. Cetak dan Distribusikan
File SHTKA yang sudah diunduh dapat dicetak sesuai kebutuhan satuan pendidikan.
Selanjutnya sertifikat dapat diberikan kepada peserta didik dan sekolah tetap menyimpan arsip digitalnya.
Cara Cek dan Verifikasi SHTKA 2026
Mendownload sertifikat dan melakukan verifikasi merupakan dua proses yang berbeda.
Download SHTKA dilakukan untuk memperoleh dokumen sertifikat.
Sedangkan verifikasi SHTKA dilakukan untuk memastikan data sertifikat sesuai dengan data yang tercatat dalam sistem resmi.
Setelah mendapatkan SHTKA, peserta atau pihak yang berkepentingan dapat melakukan cek dan verifikasi SHTKA untuk memastikan keabsahan data yang tercantum pada sertifikat.
Proses verifikasi menjadi penting apabila SHTKA akan digunakan untuk kebutuhan administrasi atau keperluan lainnya.
Jika SHTKA Tidak Bisa Didownload
Tidak semua masalah SHTKA berarti terjadi kesalahan pada sertifikat. Beberapa kondisi dapat menyebabkan sertifikat belum dapat diakses atau diunduh.
Nomor Peserta Tidak Ditemukan
Periksa kembali nomor peserta TKA yang dimasukkan.
Pastikan tidak ada angka atau karakter yang salah.
Kode ID SHTKA Tidak Sesuai
Jika sistem meminta Kode ID SHTKA, masukkan kode sesuai dengan informasi pada sertifikat.
Perhatikan huruf kapital, angka, dan karakter lainnya.
Sertifikat Belum Tersedia
Jika SHTKA belum tersedia pada sistem, peserta dapat menghubungi sekolah atau operator satuan pendidikan untuk mengetahui status sertifikat.
Data Sertifikat Salah
Jika terdapat kesalahan nama, nomor peserta, atau data lainnya, jangan mengubah dokumen secara manual.
Sampaikan kepada sekolah agar dapat ditindaklanjuti melalui mekanisme perbaikan data yang tersedia.
Operator Belum Bisa Mengakses Menu Cetak
Operator sekolah perlu memastikan akun yang digunakan memiliki hak akses yang sesuai.
Jika menu pencetakan belum muncul, periksa status penerbitan, validasi, dan TTE pada sistem.
Apa Perbedaan SHTKA dan DKHTKA?
SHTKA dan DKHTKA sering dianggap sebagai dokumen yang sama, padahal keduanya berbeda.
SHTKA merupakan sertifikat hasil TKA untuk peserta didik.
Sedangkan DKHTKA merupakan daftar kolektif hasil TKA yang berkaitan dengan data peserta pada satuan pendidikan.
Jika operator membutuhkan panduan terkait daftar kolektif hasil TKA, baca panduan download DKHTKA.
Dengan demikian, jangan menggunakan DKHTKA sebagai pengganti SHTKA peserta.
Apa Saja yang Terdapat pada SHTKA?
SHTKA memuat informasi hasil TKA peserta didik.
Informasi yang perlu diperiksa antara lain:
- identitas peserta;
- nomor peserta TKA;
- satuan pendidikan;
- jenjang pendidikan;
- informasi hasil TKA;
- Kode ID SHTKA;
- serta elemen lain yang digunakan untuk verifikasi.
Sebelum menggunakan sertifikat untuk keperluan administrasi, pastikan seluruh data penting sudah sesuai.
SHTKA untuk Keperluan Administrasi
SHTKA dapat menjadi salah satu dokumen yang menunjukkan hasil TKA peserta didik.
Karena itu, peserta sebaiknya menyimpan file digital sertifikat setelah mendapatkannya.
Selain menyimpan file PDF atau dokumen digital, peserta juga dapat mencetak salinan jika sewaktu-waktu dibutuhkan.
Untuk informasi yang berkaitan dengan pelaksanaan TKA, peserta dan sekolah juga dapat melihat jadwal TKA dan Sulingjar 2026 agar tidak melewatkan informasi terbaru.
Perbedaan Download, Cetak, dan Verifikasi SHTKA
Agar tidak salah memahami prosesnya, berikut perbedaannya:
| Proses | Tujuan |
|---|---|
| Download SHTKA | Menyimpan sertifikat dalam bentuk digital |
| Cetak SHTKA | Menghasilkan salinan fisik sertifikat |
| Verifikasi SHTKA | Memastikan data sertifikat sesuai dengan data resmi |
| DKHTKA | Menampilkan daftar kolektif hasil TKA pada satuan pendidikan |
Jadi, apabila tujuan Anda adalah memastikan keaslian sertifikat, jangan hanya mengunduh atau mencetak SHTKA. Lakukan juga proses verifikasi data melalui portal resmi.
FAQ SHTKA 2026
Apa link resmi SHTKA 2026?
SHTKA dapat diakses melalui Portal Verifikasi Publik SHTKA Kemendikdasmen.
Gunakan portal resmi dan hindari situs pihak ketiga yang meminta data pribadi peserta.
Apakah siswa bisa download SHTKA sendiri?
Peserta dapat mengakses data SHTKA melalui Portal Verifikasi Publik. Jika fitur download tersedia pada halaman sertifikat, dokumen dapat disimpan.
Jika sertifikat belum tersedia untuk diunduh, peserta dapat menghubungi sekolah untuk mendapatkan salinannya.
Apa itu Kode ID SHTKA?
Kode ID SHTKA merupakan kode yang digunakan dalam proses akses atau verifikasi detail sertifikat.
Masukkan kode sesuai dengan informasi yang diberikan atau tercantum pada SHTKA.
Bagaimana jika SHTKA tidak muncul?
Periksa nomor peserta dan data yang dimasukkan.
Jika data tetap tidak muncul, hubungi operator atau satuan pendidikan untuk memastikan status sertifikat.
Apakah SHTKA bisa dicetak?
Ya. SHTKA yang tersedia dalam bentuk digital dapat disimpan dan dicetak sesuai kebutuhan.
Untuk proses pencetakan melalui sekolah, operator mengikuti akses dan menu yang tersedia pada sistem TKA.
Kesimpulan
Cara download dan cetak Sertifikat Hasil TKA 2026 (SHTKA) perlu disesuaikan dengan pengguna.
Peserta didik atau orang tua dapat menggunakan Portal Verifikasi Publik SHTKA untuk mencari dan melihat data sertifikat serta mengunduhnya apabila fitur tersebut tersedia.
Sementara itu, satuan pendidikan melakukan proses validasi dan pencetakan melalui sistem TKA sesuai akses yang diberikan.
Yang paling penting, gunakan layanan resmi Kemendikdasmen, pastikan nomor peserta dan Kode ID SHTKA benar, serta periksa seluruh data sebelum sertifikat digunakan.
Dengan demikian, SHTKA tidak hanya tersimpan sebagai dokumen hasil TKA, tetapi juga dapat diverifikasi ketika dibutuhkan.
