
IbadJournals.com – Kabar baik bagi guru yang ingin meningkatkan kualifikasi akademik. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) memfasilitasi 32.828 guru untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang Sarjana (S1) atau Diploma Empat (D4) pada tahun 2026.
Program tersebut merupakan bagian dari Program Pemenuhan Kualifikasi Akademik S1/D4 Guru yang dilaksanakan melalui kerja sama dengan berbagai Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK).
Informasi ini disampaikan Kemendikdasmen pada 7 September 2026 dalam rangka pelaksanaan Program Pemenuhan Kualifikasi Akademik S1/D4 Guru Gelombang 3.
32.828 Guru Difasilitasi pada Gelombang 3
Pada Gelombang 3 tahun 2026, tercatat 45.660 guru mendaftar program pemenuhan kualifikasi akademik S1/D4. Dari jumlah tersebut, sebanyak 32.828 guru difasilitasi untuk mengikuti program.
Para peserta berasal dari berbagai jenjang pendidikan, yaitu:
- 25.936 guru dan pendidik PAUD
- 3.278 guru SD
- 3.391 guru mata pelajaran jenjang SMP, SMA, dan SMK
- 223 guru SLB
Program tersebut melibatkan 127 LPTK, termasuk 35 LPTK yang baru bergabung pada tahun 2026.
Dengan jumlah tersebut, program ini menjadi salah satu langkah pemerintah untuk memperluas akses guru terhadap pendidikan tinggi sekaligus meningkatkan kualifikasi akademik pendidik.
Kuliah Dirancang Fleksibel, Guru Tetap Bisa Mengajar
Salah satu hal penting dalam program S1/D4 Guru 2026 adalah pola perkuliahan yang dirancang secara fleksibel.
Skema tersebut memungkinkan guru tetap menjalankan tugasnya di sekolah sambil mengikuti pendidikan di perguruan tinggi. Program juga menggunakan pendekatan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dalam proses pemenuhan kualifikasi akademik.
Dengan pola seperti ini, guru tidak harus meninggalkan tugas mengajar hanya untuk melanjutkan pendidikan.
Bagi guru yang selama ini terkendala waktu, pekerjaan, maupun akses ke perguruan tinggi, skema fleksibel tersebut menjadi salah satu bagian penting dari program pemenuhan kualifikasi akademik.
Siapa Saja yang Mendapat Fasilitasi?
Berdasarkan data yang disampaikan Kemendikdasmen, peserta Gelombang 3 terdiri atas guru dari berbagai jenjang.
Jumlah terbesar berasal dari guru dan pendidik PAUD, yaitu 25.936 orang. Selanjutnya terdapat 3.278 guru SD, 3.391 guru mata pelajaran SMP, SMA, dan SMK, serta 223 guru SLB.
Artinya, program ini tidak hanya ditujukan untuk satu jenjang pendidikan tertentu, tetapi mencakup guru dari berbagai satuan pendidikan.
Mengapa Program S1/D4 Guru Ini Penting?
Pemenuhan kualifikasi akademik bukan hanya berkaitan dengan memperoleh ijazah. Kemendikdasmen menekankan bahwa peningkatan kualifikasi guru diharapkan berdampak terhadap peningkatan kompetensi dan kualitas layanan pendidikan bagi peserta didik.
Berdasarkan data Dapodik yang disampaikan Kemendikdasmen, masih terdapat 174.520 guru yang belum memenuhi kualifikasi akademik S1/D4. Sebagian besar berasal dari guru PAUD dan SD.
Karena itu, program pemenuhan kualifikasi akademik menjadi salah satu bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas sumber daya manusia pendidikan.
Apakah S1/D4 Guru Berkaitan dengan PPG dan Sertifikasi?
Ya. Pemenuhan kualifikasi akademik S1/D4 juga dapat menjadi salah satu tahapan penting bagi guru untuk melanjutkan ke Pendidikan Profesi Guru (PPG) Guru Tertentu dan memperoleh sertifikasi pendidik sesuai ketentuan yang berlaku.
Kemendikdasmen menyebut bahwa pada 2026 sebanyak 8.900 guru ditargetkan menyelesaikan Program Pemenuhan Kualifikasi Akademik Gelombang 1 melalui skema afirmasi untuk kemudian melanjutkan ke program PPG.
Namun, guru perlu memahami bahwa memiliki atau sedang menempuh S1/D4 tidak otomatis berarti langsung mendapatkan sertifikasi pendidik. Proses PPG dan sertifikasi tetap mengikuti persyaratan serta ketentuan yang ditetapkan pemerintah.
Apakah Pendaftaran Beasiswa S1/D4 Guru 2026 Masih Dibuka?
Untuk Gelombang 3, proses pendaftaran telah berlangsung sebelumnya. Kemendikdasmen mencatat terdapat 45.660 pendaftar pada gelombang tersebut dan 32.828 guru difasilitasi mengikuti program.
Karena itu, guru sebaiknya tidak langsung mempercayai informasi di media sosial yang menyebut pendaftaran Gelombang 3 masih terbuka.
Jika pemerintah membuka gelombang atau kesempatan berikutnya, informasi sebaiknya dipantau melalui kanal resmi Kemendikdasmen, Ditjen GTK, maupun sistem resmi yang digunakan untuk program pemenuhan kualifikasi akademik.
Apa yang Perlu Dilakukan Guru yang Ingin Mengikuti Program Berikutnya?
Bagi guru yang belum mendapatkan kesempatan pada Gelombang 3, beberapa langkah berikut dapat dilakukan:
- Memantau informasi resmi Kemendikdasmen dan Ditjen GTK.
- Memastikan data guru pada Dapodik sudah benar dan sesuai.
- Menyiapkan dokumen pendidikan dan administrasi yang kemungkinan diperlukan.
- Memantau informasi mengenai pembukaan gelombang berikutnya.
- Memastikan informasi perguruan tinggi atau LPTK yang bekerja sama berasal dari sumber resmi.
- Tidak mudah percaya pada informasi pendaftaran yang meminta pembayaran atau data pribadi melalui kanal tidak resmi.
Guru juga perlu membedakan antara informasi tentang program pemenuhan kualifikasi akademik S1/D4 dengan program beasiswa lain yang diselenggarakan oleh pemerintah, pemerintah daerah, perguruan tinggi, maupun lembaga lainnya.
127 LPTK Terlibat dalam Program S1/D4 Guru
Program Gelombang 3 tahun 2026 melibatkan 127 LPTK. Dari jumlah tersebut, 35 LPTK merupakan perguruan tinggi yang baru bergabung dalam pelaksanaan program tahun ini.
Kolaborasi dengan LPTK tersebut dilakukan agar akses guru terhadap pendidikan tinggi dapat diperluas dan proses perkuliahan dapat disesuaikan dengan kondisi guru yang tetap menjalankan tugas di sekolah.
Kesimpulan
Program Pemenuhan Kualifikasi Akademik S1/D4 Guru 2026 menjadi kabar penting bagi guru yang belum memiliki kualifikasi akademik S1 atau D4.
Pada Gelombang 3, sebanyak 32.828 guru difasilitasi dari 45.660 pendaftar. Mereka berasal dari guru dan pendidik PAUD, SD, SMP, SMA, SMK, hingga SLB. Program ini melibatkan 127 LPTK dan menggunakan skema perkuliahan yang fleksibel sehingga guru tetap dapat menjalankan tugas mengajar.
Bagi guru yang belum mendapatkan kesempatan, hal terpenting saat ini adalah memantau informasi resmi untuk pembukaan program berikutnya dan memastikan data serta dokumen pendidikan sudah siap.
Pemenuhan kualifikasi S1/D4 juga menjadi bagian penting dalam perjalanan profesional guru, termasuk sebagai salah satu pijakan untuk mengikuti PPG Guru Tertentu sesuai persyaratan yang berlaku.
Sumber resmi: Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Ditjen GTK, dan Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan.
