-->

Tulislah kata kunci yang Anda cari, Enter

author photo
By On

Rilis Patch Aplikasi Dapodik Versi 2021.a karena adanya bugs pada Aplikasi Dapodik versi 2021 yang dapat mengganggu kelancaran sekolah dalam melakukan pemutakhiran data semester 1 Tahun Ajaran 2020/2021.

Patch Aplikasi Dapodik Versi 2021.a

Untuk melakukan update/pembaruan Aplikasi Dapodik versi 2021.a, sekolah tidak perlu melakukan uninstall pada aplikasi dapodik versi 2021. Adapun proses untuk melakukan update/pembaruan Aplikasi Dapodik versi 2021.a dapat mengunduh dan install patch dapodik versi 2021.a, dengan mengikuti beberapa langkah berikut:


Unduh file patch dapodik 2021.a pada menu unduhan laman https://dapo.kemdikbud.go.id/,

Setelah file patch dapodik 2021.a berhasil di unduh kemudian,

Lakukan installasi sampai dengan selesai,

Lakukan refresh (Ctrl + F5).


Adapun pembaruan dan perbaikan yang dilakukan pada Aplikasi Dapodik versi 2021.a adalah sebagai berikut:

[Pembaruan] Penambahan jenis rombel baru Daring/PJJ pada jenjang PKBM/SKB.
[Pembaruan] Penambahan jenis rombel baru Kursus pada jenjang PKBM/SKB.
[Pembaruan] Penambahan pemilihan role pengguna ketika saat setelah login.
[Pembaruan] Penambahan bisnis proses pada login operator sekolah dapat menggunakan fitur tarik data.
[Perbaikan] Bugs fixing pada API validasi untuk proses sinkronisasi.
[Perbaikan] Bugs fixing SILN tidak dapat tambah GTK baru.
[Perbaikan] Bugs fixing fitur penambahan/perubahan Akun GTK.
[Perbaikan] Bugs fixing perubahan password dengan metode enkripsi baru.
[Perbaikan] Bugs fixing validasi untuk menghitung rasio rombel paralel terhadap jumlah peserta didik.
[Perbaikan] Bugs fixing validasi pengecekan kondisi bangunan.
[Perbaikan] Pembukaan kembali isian riwayat pendidikan formal bagi GTK dengan batas waktu yang telah ditentukan.
[Perbaikan] Pelepasan pengecekan data akun Kepala Sekolah/PLT Kepala Sekolah pada saat registrasi baik online maupun offline dan pada saat login ke Aplikasi Dapodik.
[Perbaikan] Perubahan bisnis proses aturan pada saat memetakan peserta didik ke dalam rombongan belajar untuk jenjang SLB. Sumber informasi Dapodik


Sebenarnya keluh kesah OPS tidak hanya pada Aplikasi Dapodik saja, yang perlu menjadi perhatian urgen juga harus ada perbaikan pada servernya. Hal ini karena setiap perubahan dan penambahan data tertentu harus dilakukan secara online.


Jika server yang dipakai sangat lambat responnya (sering terjadi kesalahan, hangup, error tidak dapat diakses, dll) maka keadaan semacam ini juga menghambat kinerja OPS apalagi harus dikejar oleh batas CutOffnya.


Meskipun ada beberapa kali update/pembaruan Aplikasi Dapodik jika tanpa dilakukan perbaikan pada kapasitas servernya juga maka tetap akan menjadi simalakama bagi OPS. (penyakit tahuhan yang tidak ada obatnya 😁)


Salam Satu Data.

Click to comment