-->

Tulislah kata kunci yang Anda cari, Enter

author photo
By On
Info GTK periode Juli-Desember 2019 semester genap sudah dirilis dengan versi 2019.1.1 mengikuti perkembangan aplikasi Dapodik versi 2020. Pada tampilan antar muka Info GTK Versi 2019.1.1 mengalami perubahan dengan menampilkan informasi Progres catatan penarikan data dapodik pauddikmas dan dapodikdasmen.
Rilis Info GTK Versi 2019.1.1 Optimalkan JJM Mapel!
Selain itu, di Info GTK v.2019.1.1 ini juga menambahkan menu untuk login Info GTK periode sebelumnya. Namun Anda hanya bisa melihat informasi data GTK Anda sebelumnya tanpa bisa melakukan perubahan untuk data periode sebelumnya.

Untuk login Info GTK versi 2019.1.1 selain melalui alamat resminya http://info.gtk.kemdikbud.go.id/ juga bisa login melalui SIM GPO https://gtk.belajar.kemdikbud.go.id. Sebelumnya login Info GTK bisa menggunakan pilihan NUPTK dan akun PTK pada Dapodik untuk versi yang baru ini hanya menggunakan akun PTK Dapodik.

Lihat cara mengatasi login Info GTK versi 2019.1.1 yang tidak bisa dibuka dengan akun PTK

Jadi harus diperhatikan dengan baik karena username dan password Info GTK teritegrasi dengan Dapodik bahwa Dapodik versi 2020 melakukan perubahan pada tingkat keamanan akun PTK dengan mengganti password yang baru maka untuk login Info GTK juga mengggunakan password yang baru.

Selanjutnya untuk menyikapi validasi data Info GTK periode Juli-Desember 2019 orientasinya adalah validasi pemenuhan jumlah jam mengajar guru (JJM) maka pada aplikasi Dapodik JJM harus disusun dengan baik. Karena problem setiap tahunnya adalah di pemenuhan JJM terutama pada jam tugas tambahan.

Pemenuhan jumlah jam mengajar pada setiap rombel pembelajaran baik rombel Reguler maupun maupun rombel Teori tidak boleh melebihi jumlah jam yang sudah ditentukan. Sedangkan penyusunan jadwal pembelajaran usahakan jangan ada yang warning meskipun bisa disinkronisasi.

Jadwal pembelajaran juga mempengaruhi validasi di Info GTK, Anda akan melihatnya tidak normal pada setiap rombel jika tidak benar-benar valid.

Perhatikan juga pada jam tugas tambahan karena banyak yang tidak valid maka optimalkan untuk pemenuhan 24 jam mapel, jika memaki jam tugas tambahan perhatikan rasio rombelnya.

Misalnya terdapat dua guru mapel Matetmatika yang sudah tersertifikasi dengan rombel 6 maka yang lebih optimal pembagiannya adalah untuk guru matematika 1 memakai 24 jam murni mapel, sedangkan guru Matematika 2 memakai jam mapel dan jam tugas tambahan (Waka/Ka.Lab/Ka.Pus).

Jika untuk pemenuhan 24 JJM mapel tidak terpenuhi dan harus menambahkan jam tugas tambahan selain (Waka/Ka.Lab/Ka.Pus) misalnya tugas tambahan pembina pramuka, Osis, serta ekstrakurikuler yang lainnya jangan lupa untuk untuk anggota rombel eskul juga harus diisikan.

Yang setiap kali buka Info GTK dan selalu bikin gelisah adalah ketika melihat data Verifikasi Data Tunjangan Profesi sudah tercentang warna hijau semua namun belum juga valid. Jadi pada kolom ini Anda perhatikan dengan baik-baik poin yang ditampilkan.

Secara umum jika data sudah valid maka pada kolom Verifikasi Data Tunjangan Profesi menunjukkan angka 7 poin yakni: 1. beban mengajar, 2. keaktifan, 3. kelengkapan data, 4. kelulusan sertifikasi, 5. kepegawaian, 6. NUPTK, 7. Usia. Jika poin tersebut tampil semua maka tinggal mengajukan SKTP.

Rata-rata yang bermasalah adalah pada poin 1 yakni beban mengajar, dikolom tersebut tidak ditampilkan sehingga data dinyatakan belum valid meskipun sudah tercentang warna hijau. Pengaruhnya ada pada beban jumlah jam mengajar yang harus dituntut 24 jam linieritas.

Lihat pada JJM sekolah induk linier jika kurang dari 24 jam meskipun memakai tugas tambahan pembina maka dinyatakan belum valid.

Saatnya membuat para guru gelisah lagi 😁😁😁.

Click to comment