Di semester genap 2026 ini aplikasi Dapodik versi 2026.b sudah dirilis, ada beberapa perubahan. Berkaitan dengan validasi data, biasanya di semester genap data lulusan siswa akhir akan secara otomatis diluluskan oleh sistem. Namun, data lulusan ini terdeteksi warning. Meskipun masih bisa di sinkronisasi namun data warning tersebut tetap harus divalidasi.
Apa penyebab data warning tersebut dan bagaimana cara mengatasinya?.
Penyebab data warning tersebut adalah karena data siswa akhir atau lulusan belum meng-inputkan nomor ijazah / SUKMA. Dan berikut langkah-langkah cara mengatasinya.

Cara Input Nomor Ijazah SUKMA Dapodik 2026.b
Langkah 1
Pada aplikasi Dapodik, pergi ke menu "Peserta Didik" pilih sub menu "PD Keluar".
Gunakan filter tahun agar mudah mengklasifikasi data siswa "Tahun lulusan".

Langkan 2
Akses aplikasi e ijazah (manajemen ijazah) https://ijazah.data.kemendikdasmen.go.id/manajemen/#/sign-in
Login dengan akun SDM Dapodik.
Pada menu pilih "Pengelolaan ijazah" kemudian klik "Daftar Penomoran Nomor Ijazah Nasional".

Ada 3 poin penting yang nantinya di inputkan ke data siswa lulusan di Dapodik.
1. Nomor ijazah.
2. Nama penandatangan (Kepala Sekolah).
3. Tanggal penerbitan ijazah (Tanggal tanda tangan).
Langkah 3
Masuk ke menu "PD Keluar" Dapodik, klik pada icon aksi maka akan tampil pop up

pilih tombol tambah dan pilih jenis ijazah, masukan nomor ijazah/sukma, Nama penandatangan (Kepala Sekolah), dan tanggal tanda tangan, simpan. selesai