-->

Tulislah kata kunci yang Anda cari, Enter

author photo
By On
Tunjangan BOS Kinerja Sekolah memang secara tidak langsung membahas tunjangan untuk operator sekolah, paling tidak memberi motivasi kepada operator sekolah untuk meningkatkan kualitas data Dapodik. Dengan demikian apabila sekolah mendapat Tunjangan BOS Kinerja secara otomatis operator sekolah juga akan mendapatkan tambahan tunjangan selain dari BOS Reguler.
Tunjangan BOS Kinerja Untuk Operator Sekolah
Maksud dari tulisan ini adalah meninjau Batang Tubuh Permen Nomor 31 Tahun 2019 tentang Bantuan Operasional sekolah (BOS) dimana dalam Bab 1 Ketentuan Umum Pasal 1 dijelaskan :
  1. Bantuan Operasional Sekolah Afirmasi yang selanjutnya disebut BOS Afirmasi adalah program pemerintah pusat yang dialokasikan bagi satuan pendidikan dasar dan menengah yang berada di daerah tertinggal sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
  2. Bantuan Operasional Sekolah Kinerja yang selanjutnya disebut BOS Kinerja adalah program Pemerintah Pusat yang dialokasikan bagi satuan pendidikan dasar dan menengah yang dinilai berkinerja baik dalam menyelenggarakan layanan pendidikan.
  3. Bantuan Operasional Sekolah Reguler yang selanjutnya disebut BOS Reguler adalah program pemerintah pusat untuk penyediaan pendanaan biaya operasi personalia dan nonpersonalia bagi Sekolah yang bersumber dari dana alokasi khusus nonfisik.
Melihat dari Permen diatas bahwa sebenarnya tunjangan khusus untuk operator sekolah sudah ada dan diatur pada BOS Kinerja. Memang secara pengelolaan tidak disebutkan secara rinci untuk operator sekolah, namun sekolah bisa membuat pengelolaan tambahan yang diatur sesuai dengan sekolah.

Tunjangan BOS Kinerja mendorong kepada sekolah khususnya operator sekolah untuk meningkatkan kualitas data Dapodik 100 persen. BOS Kinerja akan disalurkan apabila data Dapodik sekolah mencapai 100% valid, akurat serta termutakhirkan.

Untuk melihat kualitas data Dapodik sekolah Anda silahkan baca : Cara Lihat Indikator Kualitas Data Sinkronisasi Dapodik Secara Lengkap. Atau bisa langsung cek sendiri di http://manajemendata.psma.kemdikbud.go.id:8033/ 

Indikator Kualitas data Dapodik 100

Bagaimana memastikan indikator kualitas data Dapodik 100 persen?

Indikator Kualitas dapat dilihat dari 4 poin : 1). Valid, 2). Akurat, 3). Mutakhir, 4). Berkelanjutan.

1. Valid: Data yang dikirimkan melalui aplikasi dapodik adalah benar dan lengkap.
Satuan Pendidikan: Persentase Identitas Satuan Pendidikan yang Terisi dengan Benar.
Komponen Validasi Identitas Satuan Pendidikan
  • Mengisis 10 digit angka NPSN dengan benar
  • Mengisi SK Pendirian Sekolah dengan benar
  • Mengisi SK Izin Operasional dengan benar
  • Mengisi Alamat Sekolah dengan benar
  • Mengisi Data Rekening Sekolah dengan benar 
  • Mengisi Nama Kepala Sekolah dengan benar
  • Mengisi Status Kepala Sekolah (Kepala Sekolah/PLT Kepala Sekolah)
  • Mengisi Nomor Telepon Kepala Sekolah dengan benar
  • Mengisi Email Kepala Sekolah dengan benar
  • Mengisi Sumber Listrik dengan benar
  • Mengisi Ketersediaan Akses Internet
  • Mengisi Ketersediaan Menerima BOS
Peserta Didik: Persentase Data Peserta Didik yang Terisi dengan Benar.
Komponen Validasi Peserta Didik
  • Mengisi 16 digit angka NIK & KK dengan benar
  • Mengisi 10 digit angka NISN dengan benar
  • Mengisi Alamat Tempat Tinggal secara lengkap
  • Mengisi Alat Transportasi dengan Benar
  • Mengisi Nomor Telp/HP dengan benar
  • Mengisi Email peserta didikdengan benar
  • Mengisi Nama Ayah dengan benar
  • Mengisi Nama Ibu Kandung dengan Benar
  • Mengisi Pekerjaan Ayah dengan Benar
  • Mengisi Pekerjaan Ibu dengan Benar
  • Mengisi Penghasilan Ayah dengan Benar
  • Mengisi Penghasilan Ibu dengan Benar
PTK: Persentase Data PTK yang Terisi dengan Benar.
Komponen Validasi PTK
  • Mengisi 16 Digit Angka NIK & KK dengan benar 
  • Mengisi SK CPNS (bagi PNS) dengan benar 
  • Mengisi Pangkat Golongan (bagi PNS) dengan benar 
  • Mengisi Nama suami/istri dengan benar 
  • Mengisi Pekerjaan suami / istri dengan benar 
  • Mengisi SK Pengangkatan dengan benar 
  • Mengisi TMT Pengangkatan dengan benar 
  • Mengisi Nama ibu kandung dengan benar 
  • Mengisi NUPTK dengan benar 
  • Mengisi Nomor HP dengan benar 
  • Mengisi Email dengan benar 
  • Mengisi NPWP dengan benar
Rombongan Belajar: Persentase Data Rombongan Belajar yang Terisi dengan Benar.
Komponen Validasi Rombongan Belajar
  • Mengisi Anggota Rombel dengan benar
  • Mengisi Kurikulum yang digunakan di sekolah
Sarana dan Prasarana: Persentase Data Sarana dan Prasarana yang Terisi dengan Benar.
Komponen Validasi Sarana Prasarana
  • Mengisi Kepemilikan Tanah dengan Benar
  • Mengisi Kepemilikan Bangunan dengan Benar
  • Mengisi Jenis Prasarana (Perpustakaan, Lab, Kelas dll) yang ada sekolah dengan benar
  • Mengisi Ukuran Panjang dan Lebar Prasarana dengan benar
  • Mengisi Sarana pada setiap Prasarana dengan benar
  • Mengisi Kondisi Kerusakan Prasarana dengan benar
  • Mengisi Kepemilikan Buku & Alat dengan benar
2. Akurat: Data yang dikirimkan melalui aplikasi dapodik apa adanya sesuai kondisi di lapangan.
Peserta Didik: Persentase Jumlah Peserta Didik dengan data Identitas Peserta Didik pada Dapodik sesuai dengan data Identitas pada database Dukcapil.
Komponen Akurasi Peserta Didik
Perbandingan kesesuaian data Identitas Peserta Didik Dapodik dan Dukcapil, berdasarkan Attribut:
  • Nama Peserta Didik
  • Jenis Kelamin
  • Tempat dan Tanggal Lahir
  • Alamat Tempat Tinggal
  • Nama Ayah
  • Nama Ibu Kandung 
PTK: Persentase Jumlah Pendidik dan Tenaga Kependidikan dengan data Identitas Pendidik dan Tenaga Kependidikan pada Dapodik sesuai dengan data Identitas pada database Dukcapil.
Komponen Akurasi PTK
Perbandingan kesesuaian data Identitas PTK Dapodik dan Dukcapil, berdasarkan Attribut:
  • Nama Pendidik/Tenaga Kependidikan
  • Jenis Kelamin
  • Tempat dan Tanggal Lahir
  • Alamat Tempat Tinggal
  • Nama Ayah
  • Nama Ibu Kandung
3. Mutakhir: Data yang dikirimkan melalui aplikasi dapodik adalah kondisi terkini.
  1. Peserta Didik: Persentase data peserta didik yang telah tersinkronisasi pada semerter berjalan.
  2. Pendidik: Persentase data pendidik yang telah tersinkronisasi pada semerter berjalan.
  3. Rombongan Belajar: Persentase data rombongan belajar yang telah tersinkronisasi pada semerter berjalan.
  4. Prasarana: Persentase data prasarana yang telah tersinkronisasi pada semerter berjalan.
4. Berkelanjutan: Data Dapodik tersedia per semester per tahun.
  1. Peserta Didik: Sekolah melakukan Sinkronisasi Data Peserta Didik dalam 4 Semester Terakhir, Ya/Tidak
  2. PTK: Sekolah melakukan Sinkronisasi Data PTK dalam 4 Semester Terakhir, Ya/Tidak
  3. Rombongan Belalar: Sekolah melakukan Sinkronisasi Data Rombongan Belajar dalam 4 Semester Terakhir, Ya/Tidak
  4. Prasarana: Sekolah melakukan Sinkronisasi Data Prasarana dalam 4 Semester Terakhir; Ya/Tidak

Menghitung Index Kualitas Data Dapodik

Indeks Kualitas Data Dapodik dihitung dengan:
Validitas + Akurasi + Kemutakhiran + Berkelanjutan
4
Nilai :
𝟖𝟎% ≤ 𝐱 ≤ 𝟏𝟎𝟎 Sangat Tinggi
Rata-rata Indeks Kualitas Data Dapodik pada Satuan Pendidikan sangat baik dan telah memenuhi ke 4 kriteria valid, akurat, mutakhir, dan berkelanjutan.
𝟕𝟎% ≤ 𝐱 < 𝟖𝟎% Tinggi
Rata-rata Indeks Kualitas Data Dapodik pada Satuan Pendidikan baik dan telah memenuhi sedikitnya 3 dari 4 kriteria valid, akurat, mutakhir, dan berkelanjutan.
𝟓𝟓% ≤ 𝐱 < 𝟕𝟎% Sedang
Rata-rata Indeks Kualitas Data Dapodik pada Satuan Pendidikan cukup baik dan telah memenuhi sedikitnya 2 dari 4 kriteria valid, akurat, mutakhir, dan berkelanjutan.
𝐱 < 𝟓𝟓% Rendah
Rata-rata Indeks Kualitas Data Dapodik pada Satuan Pendidikan kurang baik dan hanya memenuhi paling banyak 1 dari 4 kriteria valid, akurat, mutakhir, dan berkelanjutan.

Contoh:
87% VALID + 77% AKURAT + 80% MUTAKHIR + 75% BERKELANJUTAN
4
Nilai : 79.75% TINGGI
Jika operator sekolah ingin mendapatkan tunjangan tambahan maka segera validkan kualitas data Dapodik agar sekolah menerima BOS Kinerja Sekolah.

Click to comment