Tulislah kata kunci yang Anda cari, Enter

author photo
By On
Muncul pesan peringatan pada status validasi "Peserta Didik a/n Si Fulan pada rombongan belajar 11 MIPA salah dalam mengisi jenis pendaftaran pada anggota rombel. Jenis pendaftaran Siswa Baru hanya untuk tingkat pendidikan 1, 7, dan 10".
Mengatasi Jenis Pendaftaran Siswa Baru hanya Untuk Tingkat Pendidikan 1,7,10
Mungkin ada sebagian operator mengalami kasus seperti diatas. Apakah harus diabaikan saja atau mencari solusi untuk menvalidkan data siswa tersebut?. Alih-alih biarkan saja, tah. data tidak mempengaruhi sinkronisasi!. Mungkin keputusannya bisa jadi dibenarkan sementara jika pada akhirnya data bisa berubah sendiri menjadi valid dikemudian hari.

Namun dalam perjalanan Dapodik kita tidak tahu apakah data yang bersatus warning bisa menjadi valid dengan sendirinya atau bahkan akan menjadi tidak valid yang pada akhirnya akan membuat susah operator lagi. Hemat saya, apapun warning data sebaiknya diupayakan perbaikan yang semaksimal mingkin agar dikemudian hari tidak menjadi masalah lagi.

Sebenarnya muncul pesan peringatan pada status validasi diatas disebabkan apa?

Ada beberapa kemungkinan kasus yang terjadi diatas. Misalnya:
Kurangnya koordinasi antara operator sekolah dengan waka kesiswaan. Setelah OPS melakukan dan menyelesaikan pendataan Dapodik disemester baru, kemudian ada siswa baru "A" yang daftar dan tidak dilaporkan ke operator sehingga operator tidak memperbarui data sampai tahun berikutnya. Sebagai gambarannya seperti ini:

Kasus 1.
Sebelumnya siswa "A" tidak masuk pada pendataan dapodik di semester lalu pada rombel kelas 10, meskipun kenyataannya siswa "A" dilapangan masuk pada rombel tersebut. Sampai pada akhirnya naik kelas 11 di semester ini dengan Dapodik versi terbaru, ternyata siswa tersebut baru terdeteksi oleh operator.

Selanjutnya operator melakukan tarik data siswa atau menambahkan secara manual maka siswa "A" akan terdetekasi sebagai siswa baru. Jika pada saat tarik data siswa atau menambahkan secara manual langsung diarahkan ke rombel tujuan (kelas 11). Namun jika pada saat tarik data siswa atau menambahkan secara manual tidak diarahka ke rombel tujuan maka siswa tidak memiliki rombel dan akan masuk pada rombel kelas 10.

Meskipun dalam aplikasi dapodik, Anda melakukan registrasi siswa tersebut ke rombel tujuan (kelas 11) maka siswa tersebut tidak bisa masuk karena statusnya adalah siswa baru dan hanya bisa masuk pada rombel kelas 10. Anda tidak akan menemukan data siswa tersebut di menu anggota rombel kelas 11. Karena siswa tersebut tidak memiliki data semester tahun lalu.

Solusinya, Anda harus melakukan koordinasi dengan operator Dinas. Atau bisa dengan cara mengeluarkan data siswa terlebih dulu di aplikasi Dapodik dan data dikdasmen. Kemudian tambah atau tarik PD ke rombel tujuan. Untuk status warning sementara biarkan saja.

Kasus 2.
Bisa jadi karena kasus mutasi siswa diluar dapodik. Kronologi tarik data siswanya juga mungkin hampir mirip seperti diatas.

Solusinya, pada saat registrasi siswa di dapodik, Anda harus memilih jenis pendaftaraan "pindahan" pada siswa bersangkutan lakukan sinkronisasi dan lakukan verval PD. Pada laman verval PD status siswa tersebut adalah "Mutasi Siswa". Caranya klik tombol "Mutasi Siswa" karena asal sekolah siswa bersangkutan tidak ada pilih tombol "Tidak ditemukan".

Selanjutnya silahkan menghubungi operator Dinas setempat untuk approval pengajuan mutasi Siswa dengan membawa dokumen asli berupa Rapot dan akte kelahiran atau KK.

Solusi lain, Jika tidak ingin ribet saat tambah atau tarik PD langsung diarahkan ke rombel tujuan dan statusnya di register Dapodik dibuat siswa baru saja.

Apakan Anda mengalami kasus demikian? Bagaimana solusi Anda?

Sebaiknya operator melakukan update data berkala dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait. Jika terjadi kesalahan data maka bukan operator yang menjadi tanggung jawab.

Click to comment