Tulislah kata kunci yang Anda cari, Enter

author photo
By On
Istilah KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan) dalam proses implementasi kurikulum 2013 masih digunakan. Istilah tersebut masih digunakan untuk mewakili makna yang sama yaitu dokumen yang perlu sekolah rumuskan untuk mewadahi kepentingannya dalam penerapan kurikulum. Setiap satuan pendidikan perlu mengembangkan keunggulan mutu lulusan sesuai dengan potensi sumber daya yang sekolah dimilikinya.
Sistematika KTSP K-2013 Tahun 2020-2021
Untuk itu sekolah perlu menetapkan dokumen rujukan agar dapat mengembangkan strategi yang sesuai sehingga proses penerapan dan hasil yang dapat diwujudkan bercirikan keunggulan khas satuan pendidikan sesuai dengan visi dan misinya.

Namun demikian, pemenuhan dokumen yang dikembangkan khusus untuk memenuhi kebutuhan sekolah memerlukan proses yang tidak singkat. Melalui pelatihan kepala sekolah draf yang yang diharapkan  belum cukup memadai untuk ditindaklanjuti di sekolah. Oleh karena itu, melalui tulisan ini  disajikan konsep KTSP 2013 (baca disini) untuk ditindaklanjuti oleh tiap satuan pendidikan.

KTSP disusun dengan berpedoman pada panduan implementasi Kurikulum 2013 yang terintegrasi dalam bahan pelatihan pelaksanaan kurikulum serta dengan memperhatikan Peraturan Menteri Pedidikan dan Kebudayaan yang terbit pada tahun 2013 yang relevan dan menjadi dasar pelaksanaannya..

Di samping memperhatian karakter pelaksanaan Kurikulum 2013, sekolah mempertimbangkan segenap sumber daya yang sekolah miliki intuk mewujudkan keunggulan sekolah dengan berpedoman pada stadar nasional pendidikan.

Poros utama pertimbangan adalah bagaimana merumuskan mutu lulusan yang sekolah harapkan yang dikemabangkan dalam bentuk indikator mutu lulusan seagai basis bagi pengembangan standar yang lainnya.

Pengembangan KTSP dalam merealisasikan tujuan pelaksanaan kurikulum 2013 sesungguhnya merupakan bagian dari strategi penjaminan pencapaian tujuan pendidikan nasional yang mengacu pada pemenuhan delapan standar nasional. Poros dari kedelapan standar adalah mewujudkan keunggulan mutu lulusan.

Penyusunan dokumen bertujuan menyediakan panduan yang berfungsi mengarahkan pemangku kewenangan pelaksanaan kurikulum 2013 dengan melengkapi dokumen dengan rasional pengembangan KTSP yang fokus kepada pemenuhan kebutuhan siswa mengembangkan kompetensi dalam perubahan kehidupan abad ke-21; merumuskan visi, misi, dan tujuan sekolah untuk mengembangkan keunggulan; mengelola program peminatan; menata struktur kurikulum, memetakan beban belajar siswa, dan menyusuan pedoman penyelenggaraan pembelajaran yang meliputi pelaksanaan kegiatan intra dan ekstrkurikuler, pedoman akademik, dan instrumen evaluasi penyelenggaraan kurikulum.

Untuk mendukung keterpenuhan dokumen sekolah membentuk tim perumus KTSP 2013 yang ditandai dengan penerbitan tim dalam bentuk keputusan sekolah. Sebelum mengembangkan KTSP, sekolah perlu memahami prosedur pengembangan dan penyusuanan KTSP secara benar.

Prosedur Penyusunan Dokumen 1 KTSP

Langkah awal yang dapat dilakukan dalam menyusun dan mengembangkan dokumen 1 KTSP adalah;
  1. Menyusun Tim Pengembang KTSP
  2. Analisis Konteks dan Kebutuhan
  3. Penyusunan Dokumen 1 KTSP.
Penyusunan Dokumen 1 KTSP merupakan tanggungjawab kepala sekolah yang dibantu oleh tim pengembang kurikulum sekolah. Dokumen 1 KTSP sekurang-kurangnya berisi visi, misi, tujuan, muatan kurikulum, pengaturan beban mengajar, dan kalender pendidikan. Berikut ada Sistematika KTSP 2020/2021 secara lengkap dengan mengacu pada pendidikan abad 21.

Silahkan lihat dan download disini.

Selanjutnya, agar Dokumen I KTSP yang disusun oleh kepala sekolah bersana Tim Pengembang Kurikulun sekolah tidak menyimpan dari Permendikbud No. 61 Tahun 2014, maka pengawas Pembina  perlu memantau dan memvalidasi isi dari Dokumen I KTSP. 

Berikut contoh lembar validasi Dokumen I KTSP yang dapat digunakan pengawas sekolah sebagai acuan atau dasar memeriksa isi Dokumen I KTSP.

Click to comment