-->

Tulislah kata kunci yang Anda cari, Enter

author photo
By On
Kesalahan yang sering terjadi saat melakukan input/entri data secara umum sudah di jawab pada FAQ dapodik. Namun terkadang karena kurangnya membaca sehingga menjadi kebingungan tersendiri ketika terjadi masalah pada data sekolah, sarana prasarana, peserta didik, PTK, Rombel, dan sebagainya.
10 Tanya Jawab Input Data Dapodik 2019.c
1. Bagaimana prosedur input data yang benar?
Penginputan data yang benar sesuai dengan yang ada di lapangan dan teratur, dimulai dari input data sekolah, sarana prasarana, peserta didik, PTK, Rombel, dan sebagainya.

2. Di mana bisa didapatkan formulir pendataan Aplikasi Dapodik?
Formulir bisa didapat melalui website http://dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id/

3. Apakah di aplikasi terdapat panduan pengisian data?
Di  aplikasi ada  panduan  dalam  pengisian  data  berupa  tombol “help”  berupa  tanda  Tanya (?). Tombol tersebut berfungsi untuk memberitahu operator kalau ada inputan yang tidak diketahui bisa dilihat melalui bantuan tersebut.

4. Dapatkah 1 komputer digunakan untuk mengentri data lebih dari 1 sekolah?
Bagi lembaga yang menaungi dua sekolah bisa mengerjakan pengisian data dalam 1 laptop.
Cara pengerjaannya:
  • Siapkan kode registrasi dan file prefill semua sekolah yang akan dimasukkan;
  • File prefill kedua sekolah tersebut dimasukkan ke folder dengan nama prefill_dapodik di drive C;
  • Siapkan user/email yg berbeda untuk setiap sekolah, jangan menggunakan user dan password yang sama;
  • Lakukan registasi sekolah pertama;
  • Login menggunakan user dan password sekolah pertama;
  • Lakukan registrasi peserta didik, dan isi penugasan PTK terlebih dahulu;
  • Lakukan registrasi sekolah kedua;
  • Login menggunakan user dan password sekolah kedua;
  • Isi registrasi peserta didik, dan isi penugasan PTK;
  • Dst.
5. Dapatkah entri satu data sekolah dikerjakan oleh beberapa operator pada laptop berbeda?
Untuk mempermudah pengerjaan satu sekolah bisa dikerjakan oleh beberapa orang operator dengan menggunakan laptop yang berbeda. Caranya dengan menggunakan LAN atau IPCONFIG yang di-share oleh Laptop/PC server. Akan tetapi untuk melakukan sinkronisasi hanya bisa dilakukan oleh komputer utama yang dijadikan server.

6. Bagaimana jika setelah dipindahkan ke tabel utama, data PTK/Peserta Didik hilang?
Bila setelah menambahkan data PTK atau Peserta Didik baru, baik itu pindahan atau baru, datanya tidak tampil di tabel utama, silakan lakukan sinkronisasi untuk mengambil data dari server agar SP (Store Prosedure) berjalan dan PTK/Peserta Didik bisa tampil di tabel utama.

Atau klik Action Menu lalu pilih PTK “belum penugasan”, atau tampilkan data peserta didik belum registrasi dan lakukan refresh dengan menekan tombol ctrl+f5,

7. Apa solusinya jika terjadi kesalahan input nama, tanggal lahir, dan NISN peserta didik?
  • Bisa diedit atau diperbaiki melalui vervalpd.data. kemdikbud.go.id
  • Setelah melakukan edit data, silakan sinkronisasi agar perubahan turun ke lokal (Aplikasi Dapodik di sekolah). 
8. Kenapa data individu Peserta Didik, PTK, dan rombongan belajar berbeda antara Aplikasi Dapodik dan server?
  • Kesalahan jumlah biasanya terjadi karena pengisian data di aplikasi double, atau terjadi duplikasi data di server.
  • Cara menormalkannya, silakan lakukan generate prefill, lalu instal ulang aplikasinya dan lakukan registrasi dengan menggunakan username dan password yang sama. Setelah itu lakukan sinkronisasi. 
9. Bagaimana jika sekolah kami ingin melakukan merger dengan sekolah lain?
Silakan  hubungi  dinas kabupaten/kota  setempat  dengan  menyerahkan SK  penggabungan sekolah (regrouping) dari dinas, atau bisa melalui email resmi (dapo.dikdasmen@kemdikbud.go.id) dan lampirkan SK Penggabungan Sekolah dan data pendukung yang diperlukan.

10. Bagaimana cara mendapatkan kembali data yang telah kita isi bila laptop dan PC terkena virus atau hilang?
Data bisa diambil kembali apabila sekolah pernah melakukan sinkronisasi sebelumnya. Data bisa diambil dengan melakukan generate prefill yang bisa dilakukan sekolah sendiri atau melalui dinas kabupaten/kota. Setelah di generate, silakan instal aplikasinya dan lakukan registrasi dengan username dan password yang sama.

Click to comment