-->

Tulislah kata kunci yang Anda cari, Enter

author photo
By On
Pagi jam 6.30 WIB Siswa-siswi SMA Al Muniroh sudah mulai berkumpul di depan halaman sekolah, tidak seperti biasanya, karena hari ini adalah moment untuk memperingati hari Kartini semua siswa-siswi mengenakan pakaian khas adat Jawa.  Siswa perempuan mengenakan kebaya sedangkan yang laki-laki mengenakan pakaian putih dan celana gelap dengan kombinasi sarung bebat.
Kartini SMA Al Muniroh Melek Pemilu
Selain memperingati hari Kartini, hari ini juga bertepatan dengan kegiatan sosialisasi pemilu dari PPK Kecamatan Ujungpangkah. Sosialisasi pemilu dilaksanakan setelah Siswa-siswi SMA Al Muniroh melakukan karak-karakan mengelilingi kampung sambil membawa beberapa atribut sosialisasi Pilgub Jatim mendatang.

Para siswa SMA Al Muniroh dalam mengikuti kegiatan sosialisasi Pilgub Jatim tersebut sangat antusias sekali. Sebagai sadar akan pentingnya melek demokrasi, sekaligus ini karena mereka adalah calon pemilih pemula.

Seperti yang disampaikan dalam sambutan kepala sekolah, Syamsul Anam "Adanya sosialisasi ini merupakan bentuk dari pembelajaran demokrasi secara langsung karena dalam mata pelajaran PKn belumlah tentu diajarkan seperti itu". Jadi ini adalah moment yang sangat penting untuk memilih dan menentukan masa depan bangsa sebagai generasi penerus".
Panitia PPK, Abdullah Hanif dalam sambutannya juga menyebutkan terdapat 20% pemilih pemula yang ada di daftar pemilih tetap (DPT) se Kabupaten Gresik. Di Kecamatan Ujungpangkah sendiri, terdapat 36.721 DPT.

Untuk itu, PPK mengajak para siswa siswi SMA Al Muniroh menjadi pemilih cerdas, yang tahu calon dan visi misinya.

Lebih lanjut Hanif mengatakan “Kami ingin adik-adik bisa jadi pemilih pemula yang cerdas dan tidak golput. Sehingga nantinya Pilgub ini akan menghasilkan pemimpin yang amanah,”

Sebagai kartini yang sadar akan pentingnya melek demokrasi pengetahuan tentang pemilu ini tersirat diwajah para siswa SMA Al Muniroh. "Perempuan tidak harus tinggal diam dirumahnya hanya untuk urusan dapur". "Perempuan harus memiliki hak yang sama dengan laki-laki tentang pendidikan". Ucap salah satu siswi yang bernama Nurul Izzah Rahmania.

Click to comment